Geliat Mintak Perawan VCO
Khasiatnya Sama dengan ASI
Masih perlu banyak penelitian lagi soal si minyak perawan ini. Tapi, yang pasti nenek moyang kita sudah menguji khasiatnya. Kehebatannya yang mendekati khasiat air susu ibu ini.
Citra buruk minyak kelapa terhadap kesehatan sudah melekat terlebih di negara-negara maju. Ia dituduh sebagai biang kerok tingginya kolesterol darah, sampai menambah lemak di dalam tubuh. Alhasil mereka menganjurkan untuk mengkonsumsi minyak kelapa sawit minyak sayur, atau minyak jagung.
Kenyataan membuktikan, Amerika Serikat dimana penduduknya banyak mengonsumsi minyak sayur, angka kejadian penyakit jantung cukup tinggi. Artinya, pendapat bahwa minyak sayur lebih aman dibanding minyak kelapa mulai dipertanyakan. Sementara itu riset yang dilakukan oleh dr Weston A Price seorang ahli gizi dari Amerika Serikat menunjukkan konsumsi minyak kelapa tidak serta merta mengakibatkan penyakit jantung.
Penelitian yang dilakukan di pulau Pukapuka, Selandia Baru menemukan bahwa kasus penyakit jantung disana sangat rendah, padahal sebagian besar penduduknya mengonsumsi minyak kelapa dalam jumlah yang sangat besar, sekitar 60% dari total kalori yang dikonsumsi
Dr. AH. Bambang Setiaji, M.Sc, ahli kimia dan dosen di F-MIPA Universitas Gajah Mada, Yogyakarta mengemukakan pandangan Prof. Jon Kabara, Guru Besar dan Farmakolog dari Michigan State University. Disebutkan, di Amerika, minyak kelapa dijadikan obat sakit jantung koroner serta berbagai penyakit degeneratif yang ada sekarang ini.
Menurut Bambang, di Amerika minyak kelapa ini dijadikan sebagai obat yang sangat mahal. Kemasannya berupa kapsul atau dibungkus gelatin seperti minyak ikan. Hal inilah yang membuat Bambang mulai melakukan penelitian minyak kelapa sejak tahun 1979 di laboratorium F-MIPA UGM.
Usaha Bambang dimulai lewat usaha untuk menciptakan minyak kelapa yang bening, tidak tengik dan tahan lama. Ia pun mencoba mencari cara yakni dengan tidak melakukan proses pemanasan dalam produksinya. Selain itu, proses pemanasan juga dapat mengakibatkan bau dan rasa tengik. Hal itu terjadi karena anti oksidan dan kandungan vitamin lain di dalam kelapanya hilang atau rusak akibat proses pemanasan.
Alhasil, kini usaha Bambang berguna. Di berbagai daerah, usaha sejenis juga dilakukan oleh peneliti sehingga memunculkan Virgin coconut oil (VCO) alias Minyak kelapa murni. VCO tidak mengandung kolesterol, namun kaya akan senyawa asam laurat. Asam lemak jenuh rantai sedang yang terdapat pada minyak kelapa murni dapat menciptakan kenetralan terhadap kolesterol.
Berbeda dengan minyak goreng biasa, pengolahan secara fermentasi membuat kandungan vitamin E, asam laurat, serta enzim lain pada buah kelapa tetap utuh meski telah diolah menjadi minyak. Sifat dari asam lemak ini mirip dengan asam lemak pada air susu ibu yang mampu memberikan ketahanan tubuh dan berefek membunuh virus.
Hal ini juga dibenarkan oleh dr Zainal gani yang mengkaji klentik hingga membuat produk VCO yang kini dikenal luas (liat halaman 17). Di pasaran, VCO dalam botol kecil atau 100 ml, harganya mencapai Rp 25.000,00. Hingga saat ini, VCO yang banyak dijual di pasaran masih lebih banyak yang berupa cairan dalam kemasan botol dibandingkan yang berupa kapsul atau dibungkus gelatin transparan.
Beberapa penelitian ilmiah menemukan beragam manfaat VCO bagi kesehatan. Menurut standar internasional, VCO baru akan berkhasiat jika di dalam minyak kelapa murni ini terkandung asam laurat minimal sebanyak 25%.
Ampuh
Berdasarkan pengalaman pribadi, dokter Zainal mengutarakan bahwa VCO mampu menurunkan kadar gula darah. Selain itu menurut dokter Zainal, VCO juga bermanfaat mengurangi risiko kanker. Asam lemak jenuh rantai sedang dalam VCO dipercaya dapat bersifat sebagai anti karsinogenik yang mampu mencegah dan memerangi agen-agen karsinogenik pemicu timbulnya sel kanker.
Hasil penelitian dr Condrado Dayrit asal Filipina menunjukkan bahwa asam laurat dan asam kaprat yang terkandung di dalam VCO mampu membunuh virus HIV. Sebuah penelitian juga menyebutkan VCO adalah solusi yang paling tepat untuk mencegah gejala-gejala kelelahan kronis atau yang sering dikenal juga dengan chronic fatique syndrome (CFS) yang pada awalnya hanya dianggap sebagai penyakit biasa sekarang digolongkan menjadi penyakit yang tak bisa dianggap remeh.
Penelitian lain juga menyebutkan bahwa VCO cocok bagi mereka yang mengalami gangguan Liver. Beberapa hasil penelitian lain juga menunjukkan bahwa asam lemak, seperti asam lemak yang dikandung VCO dapat melindungi lever dari luka radikal bebas dan kematian jaringan yang disebabkan oleh alkohol. VCO tidak hanya mampu mencegah luka, tapi juga mampu meremajakan jaringan yang terluka.
Berbagai informasi tentang manfaat VCO tersebut memberikan harapan baru akan munculnya sebuah zat yang bisa bermanfaat untuk kesehatan manusia. Meskipun demikian sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti mekanisme yang mendasari berbagai manfaat VCO. Artinya, masih perlu dilakukan penelitian mendalam tentang manfaat VCO sebelum dipastikan bahwa senyawa ini memang bermanfaat bagi kesehatan. tommy
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Bibit Sugito, S K M, M Kes (Dinas Kesehatan Jatim)
Moyang Kita Sehat dengan Kelapa
VCO ini pada VCO pada dasarnya belum diadakan penelitian secara ilmiah hanya berdasarkan pengalam empiris dari seseorang saja yang bisa saja tidak berlaku bagi seseorang yang lain. Sebab sudah pasti kondisi seseorang itu berbeda-beda dan takarannya pun tentunya berbeda pula.
Untuk itu, dinas kesehatan tidak berani mengamini seratus persen kehebatan VCO. Alasannya, memang belum diadakan penelitian secara klinis. Tapi, saya pikir boleh-boleh saja mengkonsumsi VCO dengan syarat tahu takarannya dan mengetahui kondisi dirinya sendiri.
Tidak kalah pentingnya tahu takarannya kalau itu demi penyembuhan. Sebab sampai saat ini belum diketahui komsumsi VCO yang ideal bagi seseorang. Sebenernya minyak kelapa murni ini sudah lama dikosumsi oleh nenek moyang kita selama berabad-abad. Mereka juga terbukti lebih sehat, tak mengalami penyakit kolestrol, diabetes, atau penyakit-penyakit lain yang sekarang banyak diderita orang masa kini.
Buah kelapa sebenarnya mudah cara mengkosumsinya tidak harus dalam bentuk minyak. Benernya bisa juga dibuat masakan seperti santan namun mengolahanya harus diperhatikan. Pengolahannya santan akan hilang khasiatnya jika pemanasannya lebih lama. *Afifah
Dr.Hj Mangesturi Agil, MS.Apt, Ahli Farmasi Univ Airlangga
Tidak Termasuk Obat
VCO sebenarnya bukan obat namun sangat baik bila dikosumsi bagi orang-orang yang mempunyai penyakit-penyakit tertentu seperti pada penyakit diabetes dan kolesterol. Disebut VCO karena ia dibuat dengan cara pendinginan bukan dengan cara pemanasan. Oleh sebab itu zat-zat yang terkandung pada minyak kelapa murni masih murni tak banyak hilang dengan proses pendinginan tersebut.
Proses pendinginan juga menjaga asam Lemak dan senyawa-senyawa yang ada didalamnya agar tidak rusak. Dari keaslian zat yang terkandung maka VCO dijuluki minyak perawan. Pada penelitian awal yang sudah dilakukan di laboratorium Universitas Airlangga Surabaya oleh tim peneliti termasuk saya, kami menemukan bahwasanya minyak kelapa murni ini tersusun atas asam-asam lemak jenuh dengan rantai sedang.
Kandungan rantai-rantai sedang ini relatif lebih aman dibandingkan dengan lemak-lemak yang berantai panjang. Karena rantai-rantai sedang ini mudah larut dengan air pada metabolisme tubuh menjadi sumber energi. VCO Juga mempunyai nilai kalori lebih rendah.
Oleh sebab itu masyarakat tak perlu takut akan kandungan lemak yang ada pada buah kelapa. Karena sudah dinyatakan aman dan baik bagi tubuh. Tak ada aturan untuk mengkosumsi VCO. Namun sejauh ini pengunaannya hanya sebatas minyak goreng saja. Bila mengkosumsi VCO diminum itu cara salah karena fungsi minyak kelapa ini untuk mengoreng makanan agar supaya aman untuk dikonsumsi.
Perlu ditegaskan lagi bahwa VCO sifatnya tidak menyembuhkan namun baik dan aman untuk dikosumsi pada takaran-takaran tertentu. Bias diambil kesimpulan bahwasannya VCO itu sifatnya lebih pada pencegahan..Afifah