Nama Allah
artinya Yang Mengamankan Semua Makhluk. Al-Mu’minu merupakan salah satu nama Allah yang tersusun dari Asmaul Husna. Dalam Alquran disebutkan sebanyak 22 kali, dan hanya dalam satu ayat kata ini menjadi sifat Allah SWT.
Mengingat Al-Mi’minu merupakan sifat zat Allah yang memberikan rasa aman terhadap hamba-Nya dengan cara memberi rasa aman dari siksa dunia dan akhirat kelak. Dalam Alquran surat Al-Hasyr ayat 23, Allah berfirman yang terjemahannya: Dialah Allah SWT yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia Raja Yang Mahasuci, Yang Maha Sejahtera, Yang Maha Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Perkasa, Yang Mahakuasa Yang memiliki segala keagungan. Maha suci Allah SWT dari apa yang mereka persekutukan.
Selain memberikan rasa aman dan keamanan, para ahli ilmu juga memberi penafsiran bahwa kata Al-Mu’minu diartikan bahwa Allah adalaha zat yang membenarkan para nabi dan kekasih-Nya (wali). Kebenaran itu dengan memberi tanda berbagai mukjizat dan kelebihan.
Makna tersebut sebenarnya juga bermuara kepada Allah juga, yaitu bahwa Allah memberi rasa aman kepada para nabi dan kekasih-Nya dengan menjaga, menguatkan, dan memperlihatkan pelbagai keutamaan pada mereka.
Dari maknawi tersebut, menurut ahli hikmah, kata Al-Mu’minu mengandung banyak kasiat. Di antaranya barang siapa membaca Al-Mu’minu dengan ‘Yaa Mu’minu’ sebanyak 133 (seratus tiga puluh tiga) kali secara rutin (istikamah) setiap hari selesai salat fardu, Insya Allah diri sendiri, seluruh keluarga, dan harta kekayaannya akan dipelihara oleh Allah dari segala macam bencana dan pencurian. Dengan demikian, ia akan merasa aman dan tenteram.
Ada juga yang mengatakan, hendaknya diamalkan sebanyak jumlah nabi dan rasul, yaitu 313 kali. Apabila ingin mendapat berkah, hendaknya diamalkan secara istikamah sebanyak jumlah nilai hurufnya.
Dari babagan ilmu perkhodaman, Asma Allah Al-Mu’minu, dikawal oleh seorang khodim dari bangsa malaikat. Namanya Waqalyaaiil. Barang siapa yang ingin mengundang ruh halus khodam asma Al_Mu’minu, hendaknya mencari tempat khalwat, lalu melakukan puasa. Selama berpuasa, pada tengah malam melakukan salat tahajut atau hajat, lalu berzikir asma Allah tersebut dengan bacaan ‘Yaa Mu’minu’ sebanyak 18.496 (delapan belas ribu empat ratus sembilan puluh enam) kali. Pada akhirnya, akan datang khodim dari bangsa malaikat tersebut. Ia seorang malaikat yang membawai enam malaikat yang masing-masing memimpin beberapa pasukan malaikat. Dia akan sanggup membantu dalam berbagai kesulitan.